Kunjungi Channel YouTube kami di "Guru Itung" Channel

Halaman

Friday, May 21, 2021

Video Pembelajaran Statistika Bagian 3 || Ukuran Penyebaran Data

Oleh: Jamaluddin Tahuddin

Video pembelajaran statistika bagian 3 ini membahas tentang cara menghitung ukuran penyebaran data yang terdiri dari jangkauan (range), kuartil, dan jangkauan interkuartil.

Link video statistika bagian 1: https://youtu.be/MGj2RyRyioY
Link video statistika bagian 2: https://youtu.be/Y96gKn7cr5k
Link video statistika bagian 3: https://youtu.be/f9TWdAIdmS0

#Range#Kuartil#Jangkauan


Share:

Thursday, May 20, 2021

Video Pembelajaran Statistika Bagian 2 || Ukuran Pemusatan Data

Oleh: Jamaluddin Tahuddin

Video pembelajaran statistika bagian 2 ini membahas tentang cara menghitung ukuran pemusatan data yang terdiri dari rata-rata (mean), nilai tengah (median), dan nilai yang paling sering muncul (modus).

Link video statistika bagian 1: https://youtu.be/MGj2RyRyioY
Link video statistika bagian 2: https://youtu.be/Y96gKn7cr5k
Link video statistika bagian 3: https://youtu.be/f9TWdAIdmS0

#Mean#Median#Modus


Share:

Video Pembelajaran Statistika Bagian 1 || Melawan Covid dengan Statistik

Oleh: Jamaluddin Tahuddin

Video pembelajaran statistika bagian 1 ini membahas tentang data perkembangan kasus Covid di Indonesia, pengertian statistika, datum dan data, populasi dan sampel, jenis data, metode pengumpulan data, serta cara mengurutkan data tunggal pada pengolahan data.

Link video statistika bagian 1: https://youtu.be/MGj2RyRyioY
Link video statistika bagian 2: https://youtu.be/Y96gKn7cr5k
Link video statistika bagian 3: https://youtu.be/f9TWdAIdmS0

#Covid#Statistik





Share:

Saturday, April 3, 2021

Cara Menentukan Volume Limas dengan Menggunakan Contoh Soal AKM

Oleh: Jamaluddin Tahuddin

Video pembelajaran ini membahas mengenai cara menentukan rumus volume limas dan cara menyelesaikan soal AKM yang berkaitan dengan volume limas. Berangkat dari enam buah limas yang bisa terbentuk dari sebuah kubus hingga diperoleh bahwa volume limas merupakan volume kubus dibagi dengan enam. Dari sinilah diperoleh bahwa rumus volume limas.

Materi ini juga dilengkapi dengan contoh soal yang kontekstual sehingga peserta didik bisa lebih memahami sekaligus mengetahui manfaat mempelajari materi volume limas.

Share:

Monday, March 29, 2021

Media Pembelajaran Bangun Ruang Sisi Datar Kelas 8 || Cara Menghitung Luas Permukaan Limas dengan Menggunakan contoh soal AKM

Oleh: Jamaluddin Tahuddin

Video pembelajaran ini membahas cara menghitung luas permukaan limas. Dalam video ini juga membahas definisi limas, jenis-jenis limas, jaring-jaring limas, cara menentukan rumus luas permukaan limas serta cara menghitung luas permukaan limas dengan menggunakan contoh soal AKM. Dengan demikian, peserta didik bisa lebih memahami melalui contoh soal yang kontekstual sehingga mereka juga bisa memahami manfaat mempelajari luas permukaan limas.
Share:

Tuesday, March 23, 2021

Media Pembelajaran Bangun Ruang Sisi Datar Kelas 8 || Cara Menghitung Volume Prisma dengan contoh soal AKM

Oleh: Jamaluddin Tahuddin

Video pembelajaran mengenai cara menentukan rumus volume prisma yang selanjutnya dapat digeneralisasikan berlaku untuk seluruh prisma.

Cara menghitung volume prisma, silahkan klik Disini
Share:

Wednesday, March 10, 2021

Media Pembelajaran Bangun Ruang Sisi Datar Kelas 8 || Cara Menghitung Luas Permukaan Prisma Segitiga

Oleh: Jamaluddin Tahuddin

Video pembelajaran mengenai cara menentukan rumus luas permukaan prisma segitiga yang selanjutnya dapat digeneralisasikan berlaku untuk seluruh prisma. 
Cara menghitung luas permukaan prisma, silahkan klik Disini​
Share:

Saturday, February 20, 2021

Kisah hidup Archimedes | Ahli Matematika dan Penemu Ulung dari Syracuse

Archimedes dari Syracusa (287 SM - 212 SM)

Ia belajar di kota Alexandria, Mesir. Pada waktu itu yang menjadi raja di Sirakusa adalah Hieron II, sahabat Archimedes. Archimedes sendiri adalah seorang matematikawan, astronom, filsuf, fisikawan, dan insinyur berbangsa Yunani. Ia dibunuh oleh seorang prajurit Romawi pada penjarahan kota Syracusa, meskipun ada perintah dari Jendral Romawi, Marcellus bahwa ia tak boleh dilukai. Sebagian sejarahwan matematika memandang Archimedes sebagai salah satu matematikawan terbesar dalam sejarah, bersama-sama Newton dan Gauss. 

Archimedes dikenal karena ide sainsnya mengenai teori mengembang dan tenggelam. Menurut cerita, pada suatu hari ia dimintai Raja Hieron II untuk menyelidiki apakah mahkota emasnya dicampuri perak atau tidak. Archimedes memikirkan masalah ini dengan sungguh-sungguh. Hingga ia merasa sangat letih dan menceburkan dirinya dalam bak mandi umum penuh dengan air. Lalu, ia memerhatikan ada air yang tumpah ke lantai dan seketika itu pula ia menemukan jawabannya. Ia bangkit berdiri, dan berlari sepanjang jalan ke rumah dengan telanjang bulat. Setiba di rumah ia berteriak pada istrinya, "Eureka. Eureka." yang artinya "sudah kutemukan. sudah kutemukan." 

Archimedes hanya perlu memperoleh jumlah kuantitas emas yang digunakan untuk membuat mahkota itu, lalu menentukan berat jenisnya dengan proses yang sama. Jika berat jenis mahkota itu tidak sama, berarti emas itu mengandung emas campuran. Ia berhasil menemukan cara mengetahui volume berat jenis benda tersebut dengan memasukkannya ke dalam air. Kemudian, mengukur berapa banyak air yang didorong oleh benda tersebut.Ia juga dikenal sebagai matematikawan yang sangat hebat, salah satu penemuannya adalah menemukan rumus bangun datar dan volume bangun ruang.

Sumber: 
As’ari, Abdur Rahman, dkk. Matematika SMP/MTs Kelas VIII Semester 2 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kemendikbud, 2017.
Share:

Monday, November 25, 2019

Media Pembelajaran Transformasi (Translasi atau Pergeseran)


Tujuan Pembelajaran:
  1. Mengetahui definisi translasi suatu benda.
  2. Melukis bayangan benda hasil translasi.
  3. Menentukan koordinat bayangan benda hasil translasi pada koordinat kartesius.
  4. Menentukan pasangan bilangan translasi yang menggerakkan bangun datar maupun titik pada koordinat kartesius.
Pembelajaran ini terdiri atas 2 kegiatan, yaitu Translasi Pada Suatu Benda dan Translasi Pada Koordinat Cartesius. Langkah-langkah dalam pembelajaran ini menggunakan pendekatan saintifik, yakni proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif mengonstruk konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati (untuk mengidentifikasi atau menemukan masalah), merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang “ditemukan”. (M. Lazim, 2013)
Adapun materi yang akan dipelajari adalah sebagai berikut:

  1. Translasi suatu benda dan definisi translasi.
  2. Melukis dan menentukan koordinat bayangan hasil translasi pada koordinat kartesius.
  3. Menentukan pasangan bilangan translasi yang menggerakkan bangun datar maupun titik pada koordinat kartesius.

Jika suatu translasi (pergeseran) pada suatu benda dilakukan sepanjang garis horizontal, maka translasi tersebut akan bernilai positif jika benda ditranslasikan ke arah kanan, dan bernilai negatif jika benda ditranslasikan ke arah kiri.
Jika suatu translasi (pergeseran) pada suatu benda dilakukan sepanjang garis vertikal, maka translasi tersebut akan bernilai positif jika benda ditranslasikan ke arah atas, dan bernilai negatif jika benda ditranslasikan ke arah bawah.

Berikut bahan presentasi pembelajaran Translasi pada materi Geometri Transformasi

Judul : Translasi

Tujuan Pembelajaran:
  1. Siswa mengetahui definisi translasi suatu benda.
  2. Siswa dapat melukis bayangan benda hasil translasi.
  3. Siswa dapat menentukan koordinat bayangan benda hasil tranlasi pada koordinat kartesius.
  4. Siswa dapat menentukan pasangan bilangan translasi yang menggerakkan bangun datar maupun titik pada koordinat kartesius.

Kegiatan 1:
Perhatikan bangun datar a pada gambar di bawah. Kemudian perhatikan bangun a’ yang merupakan bayangan dari a. Kamu dapat memperoleh bangun datar a’ dengan cara menggeser (mentranslasikan) bangun a.


Untuk mengetahui jenis translasi yang menggerakkan bangun a sehingga menjadi bangun a’, ikuti langkah-langkah berikut ini:

Pilih sebarang titik sudut pada bangun awal a (kamu dapat memilih sebarang titik sudut dari bangun), kemudian beri nama titik sudut tersebut A. Pada titik sudut bayangan yang bersesuaian dengan titik A berikan nama A’. 
Dari titik A gambarlah garis horizontal sampai tepat berada pada bagian atas titik A’. 
Selanjutnya gambarlah garis vertikal dari titik tersebut sehingga garis tersebut bertemu dengan titik A’.
Hitung berapa satuan panjang garis horizontal yang menunjukkan seberapa jauh bangun datar a bergeser (bertranslasi) secara horizontal (ke kanan). 
Hitung berapa satuan panjang garis vertikal yang menunjukkan seberapa jauh bangun datar a bergeser (bertranslasi) secara vertikal (ke bawah). 

Ayo Menanya
Setelah kamu memahami kegiatan di atas, sekarang buatlah pertanyaan dengan menggunakan beberapa kata berikut: 
  • translasi, 
  • sumbu horizontal, 
  • sumbu vertikal. 
Tuliskan pertanyaanmu tersebut dengan rapi pada buku tulismu.

Sekilas Info
  • Jika suatu translasi (pergeseran) pada suatu benda dilakukan sepanjang garis horizontal, maka translasi tersebut akan bernilai positif jika benda ditranslasikan ke arah kanan, dan bernilai negatif jika benda ditranslasikan ke arah kiri.
  • Jika suatu translasi (pergeseran) pada suatu benda dilakukan sepanjang garis vertikal, maka translasi tersebut akan bernilai positif jika benda ditranslasikan ke arah atas, dan bernilai negatif jika benda ditranslasikan ke arah bawah.
Gali Informasi
Berdasarkan informasi yang telah kamu dapatkan sebelumnya, jawablah pertanyaan berikut.
  1. Apakah translasi pada bagian horizontal yang menggerakkan bangun datar a sehingga menjadi a’ bernilai positif atau negatif?
  2. Apakah translasi pada bagian vertikal yang menggerakkan bangun datar a sehingga menjadi a’ bernilai positif atau negatif?
  3. Jika (x, y) menunjukkan translasi yang menggerakan suatu bangun datar dengan 𝑥 menunjukkan translasi pada garis horizontal dan 𝑦 menunjukkan translasi pada garis vertikal, coba kamu tuliskan pasangan bilangan translasi yang menggerakkan bangun datar a sehingga menjadi a’. 
Kegiatan 2
Diketahui segiempat ABCD memiliki titik sudut di A(1, 2), B(3, 1), C(4, –1) dan D(2, 0). Gambarlah segiempat tersebut kemudian gambar hasil bayangannya jika ditranslasikan sejauh 4 satuan ke kiri dan 2 satuan ke bawah. Tuliskan koordinat bayangan hasil translasi segiempat ABCD (Bayangan ABCD selanjutnya disebut dengan A’B’C’D’).

Setelah melakukan aktivitas Kegiatan 2, coba kamu lengkapi tabel berikut.
 Titik Sudut ABCD (x – 4, y – 2) Titik Sudut A’B’C’D’
 A (1, 2) (1 – 4, 2 – 2) (–3, 0)
 ... Titik Asal O (0, 0) (–x, –y)
 B (3, 1) ... ...
 C (4, –1) ... ...
 D (2, 0) ... ...

Setelah melakukan Kegiatan 1 dan 2, maka kalian telah mengetahui cara mendapatkan koordinat bayangan hasil translasi dari suatu titik maupun bangun datar. Sekarang jawablah pertanyaan di bawah ini agar kamu mengetahui jenis translasi yang menggerakkan koordinat suatu bangun.

Tentukan translasi (pasangan bilangan translasi) yang menggerakkan segitiga merah menjadi segitiga biru.

Kesimpulan
Setelah kamu melakukan beberapa kegiatan di atas, coba kamu simpulkanbagaimana cara mendapatkan koordinat hasil translasi dari suatu benda pada koordinat kartesius?


Share:

Friday, November 15, 2019

KISI-KISI DAN SOAL UKG PPG MATEMATIKA



SIMULASI UKG ONLINE MATEMATIKA 

KOMPETENSI PEDAGOGIK MATEMATIKA
Capaian Kompetensi :
Teori aplikasi pedagogis (pedagogical content knowledge) minimal teori belajar, evaluasi proses dan hasil belajar, kurikulum, dan prinsip-prinsip pembelajaran bidang studi yang mendidik;
Indikator 1:
Menganalisis bahan ajar berupa masalah matematika untuk pembelajaran dengan pendekatan berbasis konstruktivisme
Indikator 2: 
Menganalisis karakteristik suatu kasus pembelajaran matematika
Indikator 3: 
Menyusun soal yang mengukur kemampuan berpikir matematik tingkat tinggi

Capaian Pembelajaran:
Mampu menggunakan alat peraga, alat ukur, alat hitung, dan piranti lunak komputer
Indikator 4: 
Menjelaskan penggunaan alat peraga untuk menemukan konsep matematika SD

KOMPETENSI PROFESIONAL MATEMATIKA
Capaian Pembelajaran :
Menguasai konsep teoretis materi pelajaran yang diampu secara mendalam.

Indikator 1: 
Menentukan hasil operasi pada bilangan pecahan
Indikator 2:
Menentukan himpunan penyelesaian persamaan kuadrat
Indikator 3: 
Menentukan ukuran pada segitiga atau segiempat dengan menerapkan kesebangunan
Indikator 4: 
Menentukan ukuran yang berkaitan dengan bangun ruang

Capaian Pembelajaran:
Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika, aljabar, geometri, trigonometri, pengukuran, statistika dan logika matematika
Indikator 5:
Menentukan kesimpulan logis dari suatu argumen
Indikator 6:
Menentukan bentuk sederhana dari suatu identitas trigonometri
Indikator 7: 
Menganalisis data statistik secara deskriptif

Capaian Pembelajaran:
Mampu mengguna-kan pengetahuan konseptual, prosedural, dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika, serta. Penerapan-nya dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator 8:
Menentukan rumus dari suatu pola bilangan
Indikator 9:
Memecahkan masalah yang berkaitan dengan grafik fungsi aljabar
Indikator 10:
Memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan Jarak, waktu dan kecepatan
Indikator 11: 
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan debit
Indikator 12:
Pemecahan masalah matematika sehari-hari yang berkaitan faktor, FPB, KPK

SOAL UKG PPG MATEMATIKA >>>KLIK DISINI<<<

Share:

Thursday, October 24, 2019

Pemanfaatan Media Komik dalam Pembelajaran Matematika

Oleh: Jamaluddin Tahuddin

Era revolusi industri 4.0 sangat berpengaruh terhadap dunia pendidikan terutama di Indonesia. Era dimana teknologi digital sudah menjadi kebutuhan dalam segala aspek kehidupan tanpa terkecuali dunia pendidikan. Tanpa terelakkan setiap orang menjadi sangat tergantung pada teknologi digital sehingga teknologi digital telah menjadi bagian dalam kesehariannya.
Ketergantungan setiap orang termasuk peserta didik terhadap teknologi digital telah mendesak dunia pendidikan untuk ikut beradaptasi dengan keadaan. Dunia pendidikan 4.0 hendaknya menghadirkan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran di sekolah. Dengan demikian, guru sebagai ujung tombak pendidikan hendaknya bisa memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran. Pembelajaran kini tak lagi harus dibatasi oleh empat sisi tembok kelas dan dikemas dalam buku dengan halaman yang berlembar-lembar. Guru harus berinovasi mengemas pembelajaran dalam bentuk lain supaya peserta didik tidak jenuh dan bosan dengan pembelajaran yang cenderung monoton. Matematika sebagai salah satu mata pelajaran yang senantiasa diberi label mata pelajaran yang sulit dan membosankan oleh peserta didik turut memaksa guru untuk menampilkan matematika dalam bentuk lain agar tidak membosankan.
Minat peserta didik yang cenderung lebih senang membaca komik daripada buku, membuka mata guru untuk berinovasi mengemas pembelajaran dalam bentuk komik. Oleh karena itu, penulis merasa tertarik membuat komik pembelajaran matematika. Pada kesempatan ini, penulis mengemas materi Membandingkan Bilangan Bulat dalam bentuk komik pembelajaran dengan judul "More or Less".




Bagi teman-teman yang ingin mendapatkan komik ini dalam bentuk e-book, silahkan klik covernya

 
Dan bagi yang ingin mendownload dalam bentuk pdf, silahkan klik download

komik_bilangan



Share:

Thursday, April 4, 2019

Tips Sukses Belajar Matematika

1. Berlatih Matematika Sedikit Demi Sedikit Setiap Hari
Hal ini akan membangkitkan rasa percaya diri Anda dan menghilangkan rasa panik/grogi pada waktu ujian Matematika.

2. Memahami Pentingnya Manfaat Belajar Matematika
Jika Anda pelajar SMP atau SMA, berpikirlah realistis bahwa di perkuliahan membutuhkan kemampuan Matematika (aljabar) untuk mendapatkan gelar Sarjana. Beberapa jurusan, misalnya Kimia, Kedokteran, Manajemen, Akuntansi, Teknik Elektro, Statistik dan lain-lain membutuhkan ketrampilan dalam bidang Matematika.

Setelah Anda memperoleh gelar Sarjana, tentu saja Anda ingin bekerja sebagai tenaga profesional. Sebagian besar pekerjaan profesional  setidaknya membutuhkan kemampuan Matematika. Tentu saja tidak hanya hitung menghitung, melainkan juga kemampuan berpikir analitis, kemampuan problem solving yang baik, berlogika dan lain-lain. Jadi, pikirkanlah dari sekarang bahwa hampir semua bidang dalam kehidupan sehari-hari membutuhkan Matematika.

3. Rajin Hadir dan Aktif Pada Waktu Pelajaran Matematika
Topik-topik dalam Matematika merupakan topik yang saling terkait dan tidak dapat dipisah-pisahkan sekalipun itu merupakan konsep baru. Ini berarti bahwa pelajaran hari ini merupakan prasyarat untuk besok. Masalah-masalam dalam konsep baru membutuhkan ketrampilan sebelumnya. Misalnya, dapatkah Anda memecahkan soal yang berkaitan dengan pecahan, jika Anda tidak mengetahui konsep perkalian. Kehadiran Anda setiap hari, akan membantu Anda untuk memahami sedikit  demi sedikit, sehingga pada ujian akhir tidak terlalu banyak yang dipelajari.

4. Kerjakan Selalu Tugas Anda
Ini kelihatannya sederhana, tetapi waktu Anda sangatlah terbatas. Di sekolah
Anda tidak hanya memiliki tugas matematika, tetapi tugas yang lain pastilah cukup banyak dan mengantri untuk dikerjakan dan seterusnya. Berpikirlah begini: “Tidak ada pekerjaan rumah, tidak ada latihan”. Pekerjaan rumah (PR) membantu Anda berlatih terapan dari konsep-konsep Matematika.  Seperti halnya ketika kita berlatiha menyetir mobil. Semakin banyak kita sering berlatih, maka kemampuan kita untuk mengendarai akan semakin baik dan lebih percaya diri ketika di jalan. Jika Anda hanya berlatih secara teori saja dengan membaca buku manual, Anda tidak akan pernah berlatih dengan kepercayaan diri dan ketrampilan. Saya menyarankan pada Anda untuk berlatih materi pengayaan agar bisa lebih maksimal.

5. Mencoba Untuk Memahami Soal Matematika
Ketika mengerjakan pekerjaan rumah, tanyakan pada diri Anda, apa yang ingin kamu cari dan bagaimana kamu mendapatkan hasilnya. Jangan hanya mengikuti contoh. Kerjakan setiap permasalahan, tahap demi tahap sampai kamu mengerti, mengapa kamu mengerjakan dengan cara demikian dan sampai pada solusinya. Jika Anda mengikuti apa dan mengapa, kamu akan mengetahui apa yang harus kamu kerjakan ketika Anda mengerjakan soal yang mirip.

6. Gunakan Kartu Indeks Untuk Persiapan Ujian
Ketika Anda mengerjakan soal ujian, pastikan bahwa Anda mengerti dengan
permasalahan-permasalahan untuk setiap konsepnya sebagaimana Anda pernah mengerjakannya. Buatlah kartu-kartu indeks yang berisi soal-soal latihan. Acak kartu-kartu tersebut, kemudian aturlah waktu Anda.Kerjakan soal-soal tersebut tanpa membuka buku satu persatu. Hal ini akan memberikan pengalaman seperti halnya simulasi ujian.

7. Bertanya di Kelas
Jangan segan untuk bertanya. Guru Anda tidak akan menertawai dengan pertanyaan yang Anda ajukan. Justru guru akan merasa senang dengan pertanyaan Anda, karena Anda telah berusaha untuk memahami penjelasannya.

8. Bertanya di Luar Kelas
Jika Anda merasa segan bertanya di dalam kelas, cobalah untuk bertanya di kantor guru atau di tempat lain. Jangan pernah merasa terlambat untuk bertanya.

9. Periksa Tugas Rumah Anda
Pastikan bahwa ketika Anda berhasil mengerjakan perkerjaan rumah Anda, cobalah untuk membukanya kembali dan jangan sampai Anda lupakan, Konsep Matematika merupakan konsep yang berkesinambungan, sehingga janganlah mencoba untuk melupakan materi sebelumnya.

10. Perhatikan Guru di Kelas
Matematika seperti bola salju. Jika Anda tidak memperhatikan peringatan dari guru Anda ketika presentasi, Anda akan ketinggalan konsep penting dalam latihan. Ingat, informasi hari ini merupakan pondasi/dasar untuk esok.

11. Jangan Banyak Bicara di Kelas
Jika Anda punya pertanyaan, silahkan langsung tanyakan pada guru Anda dan  jangan Anda malah ngobrol sendiri atau berbicara dengan teman Anda. Informasi dari teman kelas Anda mungkin saja bisa salah. Cobalah untuk tidak berbicara hal-hal di luar pelajaran agar Anda bisa lebih fokus.

12. Baca dan Pelajarilah Buku Teks Matematika Anda
Yap, ada banyak alasan mengapa Anda mengeluarkan uang untuk membeli buku Matematika. Jika Anda perhatikan baik-baik, Anda akan melihat bahwa buku Anda berisi halaman-halaman dengan contoh soal yang baik, penjelasan dan definisi istilah-istilah. Pelajari baik-baik buku Anda dan janganlah sia-siakan buku yang sudah Anda beli.

Sumber: http://istiyanto.com/12-tips-sukses-belajar-matematika/
Share:

Thursday, March 28, 2019

Bocoran Soal UN 2019

Buat adek-adek kelas 9 yang sebentar lagi menghadapi Ujian Nasional, berikut Guru Itung membagikan link Bocoran Soal UN 2019 yang bisa dijawab secara online. Soal ini disusun sesuai Kisi-kisi SKL UN 2019. Mudah-mudahan dapat dijadikan referensi untuk menebak soal seperti apa yang mungkin keluar nanti saat Ujian Nasional 2019. Semoga kalian berhasil dan sukses menghadapi UN 2019. Selamat mencoba...!!!



Untuk mengerjakan soal-soal UN yang lain dan soal Try Out, silahkan klik link di bawah ini:

Share:

Wednesday, March 20, 2019

Soal-Soal Latihan UN Matematika SMP

Bagi peserta didik dan math lovers dimana saja berada yang ingin berlatih mengerjakan soal-soal Matematika SMP, berikut Guru Itung membagikan link soal-soal Matematika SMP. Mungkin kalian lagi menghadapi Penilaian Harian, Penilaian Tengah Semester (PTS), Penilaian Akhir Semester (PAS) atau mungkin Ujian Nasional (UN). Guru Itung berharap semoga link berikut bisa bermanfaat bagi banyak orang.

Soal-soal latihan berikut dapat dikerjakan secara online dan setelah selesai dikerjakan pembaca bisa langsung mengetahui skor perolehan serta kunci jawabannya. Selamat belajar dan berlatih, "Sesungguhnya Allah menyukai jika salah satu dari kalian melakukan amalan pekerjaan yang dilakukan dengan tekun (maksimal dan sebaik-baiknya)" HR. Baihaqi
  1. Soal latihan Barisan dan Deret (Part 1), klik disini
  2. Soal latihan Barisan dan Deret (Part 2), klik disini
  3. Soal latihan Barisan dan Deret (Part 3), klik disini
  4. Soal latihan Perbandingan, klik disini
  5. Soal latihan Aritmatika Sosial (Part 1), klik disini
  6. Soal latihan Aritmatika Sosial (Part 2), klik disini
  7. Soal latihan Bentuk Aljabar, klik disini
  8. Soal latihan Bilangan Bulat, klik disini
  9. Soal latihan Himpunan, klik disini
  10. Soal latihan Pangkat dan Bentuk Akar, klik disini
  11. Soal latihan Pecahan (Part 1), klik disini
  12. Soal latihan Pecahan (Part 2), klik disini
  13. Soal latihan Pecahan (Part 3), klik disini
  14. Soal latihan Perbandingan & Skala, klik disini
  15. Soal latihan Persamaan & Pertidaksamaan Linier (Part 1), klik disini
  16. Soal latihan Persamaan & Pertidaksamaan Linier (Part 2), klik disini
  17. Soal Try Out UN Matematika SMP, klik disini




    Share:

    Friday, October 19, 2018

    Soal Matematika SD China Tersebar, Bisakah Anda Menjawabnya?


    Soal matematika siswa Sekolah Dasar (SD) di China menyebar lewat pesan-pesan di media sosial dan diterima redaksi Kompas.com.

    Soal itu tampak sederhana, tak ada penjelasan rumit yang menyertainya tetapi banyak orang gagal menjawab dan menguraikan logika jawabannya.

    Dalam soal itu, digambarkan dua meja dengan kucing dan kura-kura. Jumlah tinggi meja dan kucing diketahui, begitu juga dengan total tinggi meja dan kura-kura.
    Share:

    Wednesday, September 26, 2018

    Menyelesaikan permasalahan matematika dengan gambar

    Amir orang Indonesia berteman dengan seorang Amerika bernama Michael. Suatu kali Amir mendapati badan Michael menggigil. “What happened to you?” tanya Amir. “I think I’ve got a fever, my body temperature is 104oF.” Amir tidak tahu seberapa panas suhu tubuh Michael. Maka, ia melakukan konversi suhu, 5/9 x (104 – 32) = 40oC. “Wow, that’s 40oC. You must seek a doctor!” seru Amir pada Michael.
    Satuan-satuan dalam suhu tubuh merupakan contoh deskripsi simbolik. Di dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita mengalami kesulitan dalam mengestimasi dengan cepat deskripsi simbolik yang tidak kita kenal, seperti satuan-satuan pengukuran (inci, lbs, galon, dll.) dan rumus-rumus dalam matematika. Hal ini berkaitan dengan keterbatasan otak kita dalam mengolah deskripsi simbolik. Deskripsi lain seperti gambar jauh lebih mudah kita pahami. Itulah mengapa hampir seluruh rambu lalu lintas menggunakan deskripsi gambar.
    Kali ini kita akan membahas beberapa solusi permasalahan matematika yang lebih mudah diperoleh dengan metode gambar daripada metode simbolik. Perlu diingat bahwa trik ini berlaku untuk beberapa permasalahan aljabar saja. Bila deskripsi gambar tidak memungkinkan, mau tidak mau kita harus menyelesaikannya dengan standar aljabar yang ada.
    Share:

    Saturday, September 22, 2018

    Teka-Teki Matematika: Menggembala Kambing

    Karto mempunyai 24 ekor kambing yang sangat disayangi dan diperhatikan. Karena rasa sayang tersebut, maka Karto membuatkan kandang yang khusus untuk kambing-kambingnya. Kandang tersebut disusun sebagai berikut.


    Dengan posisi seperti ini, maka ke arah mana pun (depan, belakang, kanan, mau­pun kiri) Karto dapat melihat 9 ekor kambing. Suatu saat seorang teman Karto akan menitipkan dua ekor kambingnya. Karena yang titip adalah teman akrabnya, maka Karto tidak dapat menolak. Bagaimana Karto menempatkan kambing-kambing tersebut, sehingga ke arah manapun dia tetap melihat 9 ekor kambing. Tolonglah si Karto menyelesaikan permasalahan ini.

    Sumber:
    Fajaruddin. 2006. Humor Matematika. Yogyakarta: Penerbit Gama Media
    Share:

    Trik Hitung Cepat: Perkalian Dua Bilangan yang Berselisih 2

    Kali ini kita akan membahas trik menghitung hasil perkalian dua bilangan yang berselisih 2 dengan cepat dan tepat. Dua bilangan yang berselisih 2 seperti 11 x 13, 13 x 15, dan 24 x 26. Untuk mendapatkan jawabannya, kita bisa lakukan dengan cara kuadratkan bilangan di antara kedua bilangan yang dikalikan tersebut. Kemudian hasilnya dikurangi 1. Mari kita coba...!!!

    Contoh 1: 14 x 16

    Langkah 1: Pikirkan sebuah bilangan di antara 14 dan 16, yaitu 15
    Langkah 2: Kuadratkan 15 (Petunjuk: Kamu dapat menggunakan Trik Hitung Cepat Penguadratan Bilangan yang Berakhiran 5)


    15 x 15 = 225

    Langkah 3: Hasil kuadrat dikurangi 1

    225 - 1 = 224

    Jadi, 14 x 16 = 224


    Contoh 2: 29 x 31

    Langkah 1: Pikirkan sebuah bilangan di antara 29 dan 31, yaitu 30
    Langkah 2: Kuadratkan 30 (Petunjuk: Kamu dapat menggunakan Trik Hitung Cepat Perkalian Bilangan-Bilangan yang Berakhir Nol)

    30 x 30 = 900

    Langkah 3: Hasil kuadrat dikurangi 1

    900 - 1 = 899

    Jadi, 29 x 31 = 899
    Share:

    Trik Hitung Cepat: Perkalian dengan Bilangan-Bilangan yang Berakhir Nol

    Pembahasan kita kali ini adalah trik menghitung cepat perkalian dengan bilangan-bilangan yang berakhir nol, seperti 30 x 50. Caranya adalah pada saat melakukan penghitungan, abaikan angka nol sebagai satuan. Namun, kita harus menuliskan kembali angka nol setelah selesai melakukan perkalian tersebut. Mari kita coba kalikan 30 x 50

    Contoh 1: 30 x 50

    Langkah 1: Hilangkan angka nol pada satuan


    30 x 50 menjadi 3 x 5

    Langkah 2: Kalikan

    3 x 5 = 15

    Langkah 3: Tuliskan kembali angka nol yang tadi dihilangkan

    15 menjadi 1500

    Jadi, 30 x 50 = 1.500


    Contoh 2: 70 x 400

    Langkah 1: Hilangkan angka nol pada satuan


    70 x 400 menjadi 7 x 4

    Langkah 2: Kalikan


    7 x 4 = 28

    Langkah 3: Tuliskan kembali angka nol yang tadi dihilangkan


    28 menjadi 28000

    Jadi, 70 x 400 = 28.000
    Share:

    Trik Hitung Cepat: Perkalian dengan 11

    Salah satu trik dan cara cepat hitung dalam Matematika yang paling terkenal adalah perhitungan perkalian bilangan dengan 11. Bilangan ajaib 11 memiliki cara yang unik dan cepat dalam perhitungan perkaliannya. Di sini kita akan membahas bagaimana caranya menghitung perkalian dengan 11 secara cepat dan tepat. Tidak hanya angka satuan, namun juga bilangan puluhan bahkan ratusan.

    Untuk mengalikan suatu bilangan dua angka dengan 11, terlebih dahulu tulislah bilangan dua angka tersebut pada lembar jawaban, tetapi berilah jarak di antara kedua angka tersebut. Kemudian, jumlahkan kedua angka pada bilangan itu. Tulislah hasilnya pada jarak yang telah kamu sediakan sebelumnya. Mari kita coba...!!!


    Contoh 1: 23 x 11

    Langkah 1: Tulislah 23 pada lembar jawaban. Berilah jarak di antara kedua angka tersebut.



    2 ? 3

    Langkah 2: Jumlahkan 2 dan 3



    2 + 3 = 5

    Langkah 3: Letakkan hasil penjumlahan tersebut ( 5 ) pada jarak yang telah disediakan sebelumnya.

    2 5 3

    Jadi, 23 x 11 = 253




    Contoh 2: 76 x 11

    Langkah 1: Tulislah 76 pada lembar jawaban. Berilah jarak di antara kedua angka tersebut.

    7 ? 6

    Langkah 2: Jumlahkan 7 dan 6

    7 + 6 = 13

    Langkah 3: Letakkan angka satuan dari hasil penjumlahan tersebut ( 3 ) pada jarak yang telah disediakan sebelumnya.

    7 3 6

    Langkah 4: Tambahkan bilangan 1 pada pada angka ratusannya ( 7 )

    8 3 6

    Jadi, 76 x 11 = 836



    WARNING...!!! Pada contoh di atas (76 x 11), angka 7 dan 6 jika dijumlahkan maka hasilnya lebih dari 9. Oleh karena itu, kita harus melakukan "penyimpanan" sehingga pada langkah 4 kita mengubah angka ratusan (7) menjadi 8.

    Saatnya Anda mencoba !

    1. 35 x 11
    2. 72 x 11
    3. 24 x 11
    4. 16 x 11
    5. 57 x 11
    6. 49 x 11
    Share:

    Komentar Terbaru

    Translate

    Followers

    Guru Itung. Powered by Blogger.

    Contact Form

    Name

    Email *

    Message *